Pesantren Internasional Kauman Muhammadiyah
Menu
Kembali ke Berita Kegiatan

Hadapi Dinamika Perilaku Santri, Pesantren Internasional Kauman Gelar TOT Hipnoterapi bagi Tim Pengasuhan

29 September 2026 • 67x dilihat • oleh Rahman
Hadapi Dinamika Perilaku Santri, Pesantren Internasional Kauman Gelar TOT Hipnoterapi bagi Tim Pengasuhan

PADANG PANJANG, 29 September 2026 โ€” Menghadapi dinamika perilaku santri di lingkungan pendidikan berasrama membutuhkan lebih dari sekadar kemampuan mengajar. Dibutuhkan pula pendamping yang mampu memahami, merespons, dan memberikan pendekatan yang tepat terhadap berbagai persoalan yang dihadapi santri.

Atas dasar itu, Pesantren Internasional Kauman Muhammadiyah Padang Panjang menggelar Training of Therapists (TOT) Hipnoterapi dan Klinis Perilaku Menyimpang bagi unsur pengasuhan dan pendidikan pesantren. Kegiatan berlangsung selama tiga hari, Seninโ€“Rabu, 28โ€“30 September 2026.

Pelatihan menghadirkan Ustadz Tarmizi, S.Pd.I., MM., MTr., CHt., CI., CTM sebagai pemateri dengan menggunakan metode SIG Terapi. Peserta terdiri dari Musyrif/Musyrifah, Pamong Asrama, Wakil Kesiswaan, Wakil Kurikulum, serta Guru Bimbingan dan Konseling (BK).

Keterlibatan berbagai unsur tersebut menunjukkan bahwa pendampingan santri merupakan tanggung jawab bersama. Setiap persoalan yang muncul dalam kehidupan pesantren membutuhkan koordinasi dan pemahaman yang komprehensif, sehingga respons terhadap santri tidak berhenti pada pemberian sanksi, tetapi juga mempertimbangkan proses pembinaan dan pendampingan.

Melalui pelatihan ini, para peserta mendapatkan penguatan wawasan dan keterampilan terkait pendekatan hipnoterapi serta pemahaman terhadap perilaku menyimpang. Materi dan praktik yang diberikan diharapkan dapat memperkaya perspektif para pendamping dalam menghadapi dinamika psikologis dan perilaku santri.

Bagi lingkungan pesantren, kemampuan membaca kondisi santri menjadi bagian penting dari proses pendidikan. Musyrif, musyrifah, pamong asrama, maupun guru BK berada pada posisi strategis karena berinteraksi langsung dengan santri dalam keseharian.

Karena itu, peningkatan kompetensi tenaga pengasuhan menjadi salah satu bagian penting dalam membangun ekosistem pendidikan yang aman, edukatif, dan mendukung perkembangan santri.

Pesantren Internasional Kauman Muhammadiyah Padang Panjang terus mendorong penguatan kualitas pendidik dan tenaga kependidikan sebagai bagian dari upaya menghadirkan sistem pendidikan dan pengasuhan yang semakin profesional.

Sebab, mendidik santri bukan hanya tentang membentuk apa yang mereka ketahui, tetapi juga bagaimana membantu mereka memahami diri, mengelola perilaku, dan tumbuh menjadi pribadi yang lebih baik. (TR)

Bagikan